Cara Cerdas Bunda Atasi Anak Susah Makan

Baru pertama kali memiliki sang buah hati merupakan suatu anugerah dan kebahagian yang sangat luar biasa bagi keluarga kecil kami. Melihat tumbuh kembangnya, saat mulai belajar tengkurep, berbicara, berjalan, kegemasan dan kelucuan yang ditampakkan oleh sang buah hati adalah saat-saat yang tidak ingin dilupakan.

Diusia 0-5 tahun sang anak mengalami tumbuh dan kembang yang sangat cepat, baik perkembangan sensorik, kognitif, motorik, emosi dan sosialnya. Sebagai orang tua kita dianjurkan untuk memeriksa dan mengontrol tumbuh kembang sang buah hati agar tetap sehat. Kita bisa membawanya ke posyandu atau tempat pelayanan kesehatan terdekat lainnya.

Ketika kita mengetahui bahwa pertumbuhan dan perkembangan sang buah hati mulai menurun, disaat itu apalagi bagi kita para bunda yang baru memiliki sang buah hati, tentu merasa khawatir dan sedih. Bunda harus cerdas memakai banyak trik untuk menyuapi agar sang anak mau makan, meski awalnya membutuhkan waktu yang sangat lama hanya untuk menghabiskan makanan yang sedikit.


Berikut Ada Beberapa Penyebab Mengapa Nafsu Anak Menurun.

1. Mulai Tumbuh Gigi
Turunnya nafsu makan anak salah satunya disebabkan oleh gangguan fisik pada anak sehingga minat makan menurun, seperti mulainya tumbuh gigi. Maka para bunda perlu mengubah menu makanan yang biasa bunda berikan kepada anak saat mulai tumbuh gigi seperti memberi menu makanan yang stekturnya agak kasar agar sang anak bisa sedikit mengunyah.

2. Sakit
Saat sang buah hati sakit, keadaan tubuh yang drop seperti halnya pilek, batuk, demam, radang.  Maka hal ini akan membuat nafsu makan menurun. Dianjurkan para bunda untuk lebih bersabar dalam memberi makanan pada anak agar kondisi tubuh kembali stabil.

3. Kenyang Dengan Camilan
Sebagai orang tua boleh-boleh saja menyajikan camilan atau jajanan berbagai bentuk yang menarik pada anak. Namun kita juga perlu mengontrol jumlah camilan atau jajanan yang kita berikan pada anak agar minat sang anak pada makanan pokok yang kita sajikan tidak menurun. Artinya jangan sampai sang anak terlebih dahulu kenyang dengan berbagai macam camilan atau jajanan sebelum sang anak makan makanan pokok/nasi.

4. Bosan Dengan Menu Makanan
Diusia balita sekitar mulai usia 1 tahun saat anak bisa mengenal pilihannya sendiri terhadap bentuk dan rasa makanan, maka hal ini akan memunculkan sifat memilih pada anak. Menginginkan yang berbeda dan jika anda menghidangkan sajian itu-itu saja bisa jadi anak mulai jenuh dan bosan. Maka dianjurkan bunda harus bisa mengkreasi menu makanan tersebut.

5. Porsi Yang Berlebihan
Tidak sedikit Orang tua terkadang terlalu memaksakan anaknya untuk menghabiskan makanan yang diberikan. Alasannya agar anak kita menjadi gemuk. Padahal gemuk itu bukanlah jaminan anak kita sehat, dan dapat membuat tekanan pada sang anak, terutama pada anak yang tidak suka makan dengan porsi yang banyak, Jangankan untuk menyantap, membuka mulutnya saja enggan karena nafsu makannya menurun melihat posri makanan yang banyak.

6. Suasana Tempat Kurang Menyenangkan
Jangan menyepelekan masalah tempat makan anak. sebab tempat juga bisa menjadi faktor turunnya nafsu makan pada anak, kenapa tidak? Diusia balita pasti sang anak ingin mengenal dan butuh suasana yang baru. Jika sang buah hati enggan untuk menyantap hidangan yang kita sajikan, Tidak ada salahnya kita mengajak sang buah hati keluar rumah melihat  alam terbuka sambil menyuapinya.

7. Sibuk Bermain
Jika sang anak sudah mulai suka bermain dengan mainan dan teman-temannya biasanya sang anak malas untuk makan meski pada dasarnya sang anak sedang lapar.

Nah, itulah beberapa faktor yang menyebabkan nafu makan anak menurun. Setelah mengetahui poin-poin diatas, diharapkan para orang tua bisa lebih bijak dan kreatif untuk kembali memunculkan nafsu makan pada anak, agar anak menjadi sehat.

Seperti kata pepatah.... HEHEHEHE.........

Tapi.....

Ini Pasti..........

"Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya" . Sama halnya dengan artikel kali ini.

"Ada penyebab ada pula cara mengatasinya".

Yuks bun sekarang kita cari tahu cara mengatasi anak susa makan.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan.


1. Sajikan Makanan Dengan Menarik
Anak yang telah mengenal pilihannya sendiri seperti poin nomer 4 diatas, Bunda bisa menyajikan makanan dengan sajian yang berbeda dan menarik, misalkan Wortel dibentuk bunga, Nasi Goreng dicetak seperti bebek kecil dan lain sebagainya.

2. Beri Porsi Yang Cukup
Beri anak asupan makanan yang sesuai dengan tumbuh dan kembangnya. Berikan porsi yang cukup jangan berlebih, jika sang buah hati ingin nambah dan makan lagi, maka bunda boleh memberikannya lagi.

3. Membuat Waktu Makan Anak Menjadi Menyenangkan
Saat waktu makan anak sudah tiba, maka buatlah suasana makan anak menyenangkan. Seperti ajak bercerita, bermain, melihat apa yang disukai anak. Agar Nafsu makan anak bertambah semangat dan senang.

4. Buat Jadwal Makan Yang Teratur
Jangan mengentengkan masalah waktu/jam makan anak, karena ini bisa berakibat fatal terhadap anak dan bahkan bisa saja anak mengalami sakit maag. Membuat jadwal makan yang teratur, misal 3x sehari, pagi, siang dan malam lebih efektif dan akan membuat anak mengetahui waktu makan telah tiba dan proses pencernaan anak menjadi teratur serta lebih baik.

5. Beri Menu Makanan Yang Cukup Gizi
Makanan yang mengandung cukup gizi akan membuat anak menjadi sehat serta dapat mendukung nafsu makan anak. Porsi yang sedekit dengan kandungan gizi yang cukup itu lebih membuat anak mudah kenyang dari pada porsi yang banyak tetapi kandungan gizinya kurang.

6. Beri Jamu yang terbuat dari kunyit dan telur atau kunyit dengan madu
Jangan biarkan nafsu makan anak menurun, karena berakibat pada kesehatan anak seperti tumbuh dan kembanganya, daya tahan tubuh serta kecerdasan anak. Jika anak saya susah makan saya biasanya memberi ramuan perasan air kunyit dan telur atau kunyit dengan sedikit madu.

Cara mengatasi anak susah makan itu sebenarnya tidak susah.

Namun......

Tergantung dan kembali kepada orang tua dan keluarga yang harus cerdas, tetap selalu kreatif, dan mengatur pola makan yang baik.

Itulah Bunda beberapa tips "Cara Cerdas Bunda Atasi Anak Susah Makan" Cukup sampai disini dulu ya bunda postingan artikel Resep Sinta kali ini, kita bisa sambung di hari dan waktu yang lain :).

Ingat ya Bunda makanan dirumah lebih sehat dari pada jajanan diluar, jadi kita harus pinta-pintar mengkreatif makanan cukup gizi yang kita sajikan pada anak kita. Semoga Postingan kali ini bermanfaat untuk para bunda...!!

Cara Mengobati Flu/Pilek Dengan Bawang Merah

Assalamu'alaikum sahabat Sinta sekalian, semoga semua dalam keadaan sehat dan selalu dilindunga Allah Amin.. Sudah cukup lama beberapa minggu ini Resep Sinta tidak berbagi Cerita..hihihi.
Maklumlah karena Sinta sibuk sekali :)

Alhamdulillah kali ini saya akan berbagi tentang anak lagi ya Bun. Di musim yang saat ini panas, angin, membuat anak kita mudah terkena sakit seperti pilek dan batuk.


Pasti para Bunda sudah pada kenal dengan bumbu dapur yang namanya Bawang merah. Bawang merah, atau yang memiliki nama ilmiah Allium Cepa L. var Aggregatum adalah sejenis tanaman yang biasanya dipakai sebagai bumbu masak ini banyak mengandung vitamin C, kalium, serat, kalsium, zat besi serta mengandung zat pengatur tubuh alami berupa auksin dan giberelin.
Selain diolah menjadi penyedap masakan, manfaat bawang merah untuk kesehatan tubuh bawang merah juga bermanfaat untuk mengobati maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolestrol, obat kencing manis atau diabetes mellitus, memperlancar pernafasan aliran darah dengan cara menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik, juga dapat menurunkan demam pada anak-anak.

Menurut pakar herbal, bawang merah yang sudah dikupas kulitnya mengandung berbagai senyawa alami seperti :  minyak atsiri, sikloaliin, merilaliin, dihidroaliin, flavonglikosida, kursetin, saponin, peptide, fitohormon, vitamin, protein, lemak, kalsium, fosfor dan zat pati seperti yang terkandung dalam sebuah lengkuas.

Banyak orang yang mungkin belum mengetahui bahwa kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional yang mampu penyerap bakteri dan virus.

Hal ini disebabkan karena bawang merah mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin, senyawa ini lalu diubah oleh enzim alliinase menjadi asam piruvat, ammonia dan alliisin sebagai anti mikroba yang bersifat bakterisida. Kandungan flavonoid yang terdapat pada bawang merah juga berfungsi sebagai anti radang, anti bakteri serta mampu menurunkan panas. Selain itu, senyawa sulfur dan quercetin yang banyak terkandung dalam minyak essensial atau minyak atsiri bermanfaat dalam mentralisir racun yang masuk ke dalam tubuh.

Kandungan senyawa sulfur dalam bawang merah juga mampu mengatasi gangguan dalam saluran pernafasan yang mampu melegakan dan mencairkan dahak seseorang yang terserang flu dan disertai dengan batuk hal tersebut merupakan manfaat bawang merah untuk flu. Senyawa-senyawa lain yang terdapat dalam bawang merah juga dipercaya dan bermanfaat dapat menambah daya tahan dan meningkatkan energi positif dalam tubuh. Itulah mengapa irisan bawang merah dapat mencegah Anda dari bakteri dan virus influenza.

Berbicara tentang virus saya teringat tentang ratu inggris yang selalu menyediakan bawang merah yang sudah diupas kulitnya dalam ruangan guna untuk mencegah virus yang masuk dalam rumahnya.

Nah Yuk Bunda Sinta kasih tahu cara menggunakan bawang putih untuk mengobati pilek:
  1. Sediakan 2-3 Bawang merah dan kupas kulitnya
  2. iris halus bawang merah
  3. Campurkan irisan bawang merah dengan minyak zaitun/minyak telon/sedikit air.
  4. oleskan pada kepala/ubun-ubun anak/balita.
Itulah Resep Sinta kali ini tentang pilek dan bawang merah. Semoga Artikel ini bermanfaat bagi para bunda jika anak bunda mengalami sakit pilek, batuk dan demam.

Tips Cepat Anak Bisa Membaca di Usia Balita

Hai...Para Bunda dan Sahabat Sinta Semua. Berbicara tentang karakter seorang anak, kita sebagai orang tua harus bisa mengenal karakter anak kita, tidak hanya orang tua dirumah saja, orang tua disekolah juga perlu mengenal karakter anak didiknya.


Sebagai Orang tua yang cerdas kita tidak boleh mengandalkan aktivitas belajar disekolah saja untuk mendorong kemampuan seorang anak. Kita sebagai orang tua perlu memberi motivasi, serta membelajaran dirumah juga.

Balita memiliki daya ingat yang sangat tinggi, tapi terkadang di usia yang seperti ini orang tua kerap kali melewatkan waktu untuk mengajarkan membaca sebelum anak kita masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak. Padahal di usia itulah kesempatan kita untuk mengajarkan anak kita agar cepat bisa membaca.

Oya bunda.....dari pengalaman pribadi saat Sinta mengajarkan anak usia 5 tahun dengan yang usia 9 tahun sama-sama belum bisa membaca, sungguh benar anak yang usia 5 tahun lebih cepat menghafal dan bisa membaca dari pada anak yang usia 9 tahun. Terpaksa Sinta mengajarkan mulai dari awal mengenalkan huruf abjad kepada anak yang usia 9 tahun, guna agar anak bisa lancar membaca.

Sinta kasian jika melihat anak yang sudah usia 9 tahun tapi masih belum bisa lancar membaca, bagaimana jika ujian disekolahnya, tentu anak tersebut akan ketinggalan, bukan hanya ketinggalan saat ujian saja, melainkan akan ketinggalan materi setiap harinya.

Sebelum hal ini terjadi pada anak kita, Sinta akan kasih tahu tips agar anak cepat bisa membaca di usia Balita.
  
Ada Beberapa Hal Yang Perlu Di Hindari Saat Mengajar Anak.
  • Jangan Sering Kali Memberi Tes, agar anak tidak menjadi jenuh.
  • Hindari terlalu memaksa saat belajar.
  • Saat Mengajar Bunda tidak boleh kaku.
  • Hindari mengajar dengan abjad yang rumit.
Cara Cepat Anak Bisa Membaca

1. Kenalkan hufur abjad secara berurutan terlebih dahulu.
2. Setelah menghafal semua huruf abjad kenalkan dengan 2-3 huruf sehingga membentuk kata.
 
3. Belajar sambil bernyanyi. Misal menghafalkan huruf abjad dengan lagu.
4. Jangan terlalu lama dalam belajar.
5. Berilah pujian kepada anak.
6. Pahamilah Mood anak.
7. Belajar membaca dengan menggunakan gambar.

 Semoga cara ini dapat membantu para bunda mengajarkan anak bunda sendiri dirumah ya..!!
Semoga Anak-anak kita cepat bisa membaca dan menjadi anak yang cerdas ya bun.. :) Amin...


Khasiat Bunga Kitolod Untuk Kesehatan Mata

Assalamu'alaikum sahabat Sinta, semoga semua dalam lindungan Allah ya! Amin...

Mungkin sobat sudah mengenal dan tahu dengan tanaman ini, tanaman Kitolod ini disebut juga dengan bunga bintang, kenapa bisa disebut dengan bunga bintang, sebab bentuknya yang menyerupai bintang.
Bunga Kitolod
Tanaman Kitolod/Bunga bintang tumbuh liar di semak–semak, di tepi jalan, di pinggir selokan seolah terabaikan dan tidak ada manfaatnya. Tapi siapa sangka bunga yang kecil ini memiliki manfaat yang sangat luar biasa, ternyata bunganya dapat mengobati berbagai penyakit mata seperti silinder, katarak, rabun jauh, rabun dekat, mata minus, plus, nyeri dan perih pada mata .

Nenek saya mengalami penyakit mata yaitu rabun jauh. Setelah memakaian rutin Alhamdulillah meski tidak menggunakan kaca mata, nenek saya dapat melihat dengan normal.

Hal ini juga terjadi pada suami saya, suami saya tidak memiliki penyakit mata, namun suami saya terkadang memakai bunga ini sebagai obat. Alasannya setiap saya bertanya setelah memakai rendaman bunga tersebut mata lebih terasa segar dan bersih.

Pada saat penggunaan memang sedikit perih, tapi sobat tidak pelu khawatir, karena rasa perih ini tidak berbahaya dan bersifat sementara. 

Yuks Sinta kasih tahu cara penggunaan bunga katolid ini.
  1. Petik bunga kitolod beberapa tangkai, kemudian masukan ke dalam gelas yang berisi air bersih, diamkan beberapa menit.
  2. Ambil, teteskan ujung tangkainya pada bagian mata kanan dan kiri (masing-masing dua tetes) atau pada bagian mata yang sakit saja.
  3.  Lakukan berulang–ulang, minimal 3x sehari.
Cara ke-2
  1. Petik bunga kitolod beberapa tangkai, kemudian masukan ke dalam gelas yang berisi air bersih penuh, diamkan beberapa menit.
  2. Rendamkan mata kedalam gelas yang berisi air dan bunga katolid sekitar 5-10 detik saja.
Nah itu sobat cara penggunaan bunga kitolod untuk kesehatan mata. Sobat Sinta bisa merasakan hasilnya setelah beberapa hari memakaian.

Semoga Artikel ini bermanfaat buat Sahabat Sinta semua ya..!!

Jangan Khawatir ASI Akan Habis

Terkadang orang tua khawatir akan produksi ASI yang kurang, baik bagi para bunda yang baru menyusui dan bahkan pada bunda yang sudah 1 tahun lebih menyusui.

Sedikit cerita pasca saya melahirkan, biasanya nih bun, didaerah rumah saya bagi para ibu-ibu yang baru melahirkan dan yang menyusui disarankan untuk mengkonsumsi jamu tradisional, entah lah apa macam-macam nama jamu itu untuk memperlancar dan memperbanyak ASI. :-)
Berhubung pada saat itu saya melahirkan dalam keadaan SC "Operasi", saya tidak berani mengkonsumsi jamu tradisional tersebut karena rasanya yang pahit, saya khawatir berdampak pada bekas jahitan SC saya. Saat itu saya hanya bisa berdo'a kepada Allah dan yakin bahwa saya tidak akan kekurangan produksi ASI.

 
 
Dulu Sempat terfikir dalam benak saya untuk tidak ikut KB selama menyusui, alasannya adalah khawatir produksi ASI berkurang, ternyata itu salah. Saya bermodal YAKIN bahwa ASI tetap banyak dan lancar. Al hasil nih bun, Alhamdulillah baby saya tidak kekurangan ASI.
Tapi bun, kita juga harus menjaga pola makan, serta mengkonsumsi sayur dan buah.

Oya bun,, Payudara yang besar bukanlah sebuah jaminan bahwa produksi ASI-nya banyak, jadi bagi para bunda yang memiliki payudara yang kecil saat menyusui tidak perlu khawatir ya bun.

Banyaknya produksi ASI itu bukan begantung pada payudara yang besar atau kecil.

Dari mengalam pribadi nih bun, saya kasih tahu resepnya ya agar ASI tetep lancar dan baby tidak kekurangan ASI meski kita ikut KB dan tidak minum jamu. Jadi cara ini pas buat para bunda yang tidak suka minum jamu :-)

  1. Minum Air Putih yang banyak setiap hari, sekitar 9-10 gelas/hari.
  2. Konsumsi Buah dan Sayur yang dapat membantu perbanyak ASI.
  3. Berikan Bayi Anda ASI sesering mungkin. Dengan cara memberi ASI sesering mungkin setiap hari kepada bayi kita bukan berarti akan membuat ASI kita berkurang, bahkan sebaliknya akan memperbanyak ASI kita.
  4. Mengkonsumsi kacang-kacangan. Biasanya saya menggunakan kacang tanah yang disangrai dan menjadikan camilan dirumah :-)
  5. Berikan ASI dari 2 payudara secara bergantian.
  6. Istirahat yang cukup.
  7. Hindari Stres.
  8. Pijat lembut Payudara.
 
 
Nah itu lah bun Tips agar ASI tetap banyak dan lancar, Meskipun para bunda akan menyusui bayi bunda selama usia 2 tahun. Jadi saya sarankan untuk para bunda tidak perlu khawatir ASI akan habis ya bun. Semoga Arikel ini bermanfaat untuk para Bunda.

Unggulan

More »

Terlaris

More »