Showing posts with label Balita. Show all posts
Showing posts with label Balita. Show all posts
Cara Jitu Atasi BaPilNas ( Batuk, Pilek, Panas ) pada Anak. (100% Alami )

Cara Jitu Atasi BaPilNas ( Batuk, Pilek, Panas ) pada Anak. (100% Alami )

Assalamu'alaikum Bunda..

Dari pengalaman pribadi nih Bunda, apalagi para bunda-bunda yang baru memiliki seorang anak itu tidak mudah bisa tenang dan bisa menghendel saat anak kita sakit. Dan pasti tentunya saat anak sakit pikiran kita tertuju membawa anak kita langsung memberi obat. Iya kan?
Tapi itu tidak salah ya bunda, hal itu sangat wajar. Namun hal ini bisa berisiko apabila anak-anak terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan.

Ada langkah yang lebih bijak yang bisa diambil dengan cara menggunakan cara alami yang dapat mengatasi dan menyembuhkan batuk, pilek, dan demam pada anak. 

Mengatasi dan Mengobati BaPilNas secara alami pada Anak.


Berikut cara alami menyembuhkan batuk, pilek, dan panas pada anak secara alami tanpa harus menggunakan obat-obatan kimia yang bisa bunda coba saat anak atau saudara yang sedang terserang sakit ini.

1. Madu
Saat anak batuk pilek biasanya mereka akan kesulitan bernapas, bunda bisa memberikan madu 1 sendok teh guna melegakan tenggorokan dan mengatasi infeksi. Campurkanlah satu sendok teh madu ke dalam air hangat. Aduk hingga merata dan berikan kepada anak.

2. Susu Bear Brand
Tentu para Bunda sudah banyak mengetahui kaya akan manfaat Susu beruang atau bear brand. Ya, susu ini kaya akan manfaat yang salah satu diantaranya adalah bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memulihkan badan pasca sembuh sakit, serta membuang dan menetralisir racun dalam tubuh. Bunda bisa memberikan susu ini saaat anak bunda sakit.

3. Bawang Merah dan Jeruk Nipis.
Untuk menurunkan dan mengatasi pilih kita bisa menggunakan irisan bawang merah dan jeruk nipis. guna untuk menurunkan demam dan meyembuhkan pilekpada anak. Campurkan irisan bawang merah dan jeruk nipis dengan sedikit air. usapkan ke kepala saat tidur malam. 

Itulah cara mengatasi dan mengobati BaPilNas pada anak.

Kalau Mama Shinta nih Bunda saat anak sedang BaPilNas bisa mengaplikasikan 3 cara diatas sekaligus.

Mau tau caranya gak?hehehe
Bunda kasih tau ya...!!! Anak Bunda kalau sakit BaPilNas Biasanya setelah makan saya beri anak madu. 2 jam kemudian saya beri anak minum susu dan malam harinya kita komperes dengan cara yang ke 3.

Dan Alhamdulillah keesokan harinya mendingan.
Jika Sakit anak tidak kunjung sembuh segeralah dibawa ke dokter terdekat...!!! :-) 

 Semoga Cara ini bermanfaat untuk para bunda ya..
Terimaksih...!!!!

Cara Cerdas Bunda Atasi Anak Susah Makan

Baru pertama kali memiliki sang buah hati merupakan suatu anugerah dan kebahagian yang sangat luar biasa bagi keluarga kecil kami. Melihat tumbuh kembangnya, saat mulai belajar tengkurep, berbicara, berjalan, kegemasan dan kelucuan yang ditampakkan oleh sang buah hati adalah saat-saat yang tidak ingin dilupakan.

Diusia 0-5 tahun sang anak mengalami tumbuh dan kembang yang sangat cepat, baik perkembangan sensorik, kognitif, motorik, emosi dan sosialnya. Sebagai orang tua kita dianjurkan untuk memeriksa dan mengontrol tumbuh kembang sang buah hati agar tetap sehat. Kita bisa membawanya ke posyandu atau tempat pelayanan kesehatan terdekat lainnya.

Ketika kita mengetahui bahwa pertumbuhan dan perkembangan sang buah hati mulai menurun, disaat itu apalagi bagi kita para bunda yang baru memiliki sang buah hati, tentu merasa khawatir dan sedih. Bunda harus cerdas memakai banyak trik untuk menyuapi agar sang anak mau makan, meski awalnya membutuhkan waktu yang sangat lama hanya untuk menghabiskan makanan yang sedikit.


Berikut Ada Beberapa Penyebab Mengapa Nafsu Anak Menurun.

1. Mulai Tumbuh Gigi
Turunnya nafsu makan anak salah satunya disebabkan oleh gangguan fisik pada anak sehingga minat makan menurun, seperti mulainya tumbuh gigi. Maka para bunda perlu mengubah menu makanan yang biasa bunda berikan kepada anak saat mulai tumbuh gigi seperti memberi menu makanan yang stekturnya agak kasar agar sang anak bisa sedikit mengunyah.

2. Sakit
Saat sang buah hati sakit, keadaan tubuh yang drop seperti halnya pilek, batuk, demam, radang.  Maka hal ini akan membuat nafsu makan menurun. Dianjurkan para bunda untuk lebih bersabar dalam memberi makanan pada anak agar kondisi tubuh kembali stabil.

3. Kenyang Dengan Camilan
Sebagai orang tua boleh-boleh saja menyajikan camilan atau jajanan berbagai bentuk yang menarik pada anak. Namun kita juga perlu mengontrol jumlah camilan atau jajanan yang kita berikan pada anak agar minat sang anak pada makanan pokok yang kita sajikan tidak menurun. Artinya jangan sampai sang anak terlebih dahulu kenyang dengan berbagai macam camilan atau jajanan sebelum sang anak makan makanan pokok/nasi.

4. Bosan Dengan Menu Makanan
Diusia balita sekitar mulai usia 1 tahun saat anak bisa mengenal pilihannya sendiri terhadap bentuk dan rasa makanan, maka hal ini akan memunculkan sifat memilih pada anak. Menginginkan yang berbeda dan jika anda menghidangkan sajian itu-itu saja bisa jadi anak mulai jenuh dan bosan. Maka dianjurkan bunda harus bisa mengkreasi menu makanan tersebut.

5. Porsi Yang Berlebihan
Tidak sedikit Orang tua terkadang terlalu memaksakan anaknya untuk menghabiskan makanan yang diberikan. Alasannya agar anak kita menjadi gemuk. Padahal gemuk itu bukanlah jaminan anak kita sehat, dan dapat membuat tekanan pada sang anak, terutama pada anak yang tidak suka makan dengan porsi yang banyak, Jangankan untuk menyantap, membuka mulutnya saja enggan karena nafsu makannya menurun melihat posri makanan yang banyak.

6. Suasana Tempat Kurang Menyenangkan
Jangan menyepelekan masalah tempat makan anak. sebab tempat juga bisa menjadi faktor turunnya nafsu makan pada anak, kenapa tidak? Diusia balita pasti sang anak ingin mengenal dan butuh suasana yang baru. Jika sang buah hati enggan untuk menyantap hidangan yang kita sajikan, Tidak ada salahnya kita mengajak sang buah hati keluar rumah melihat  alam terbuka sambil menyuapinya.

7. Sibuk Bermain
Jika sang anak sudah mulai suka bermain dengan mainan dan teman-temannya biasanya sang anak malas untuk makan meski pada dasarnya sang anak sedang lapar.

Nah, itulah beberapa faktor yang menyebabkan nafu makan anak menurun. Setelah mengetahui poin-poin diatas, diharapkan para orang tua bisa lebih bijak dan kreatif untuk kembali memunculkan nafsu makan pada anak, agar anak menjadi sehat.

Seperti kata pepatah.... HEHEHEHE.........

Tapi.....

Ini Pasti..........

"Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya" . Sama halnya dengan artikel kali ini.

"Ada penyebab ada pula cara mengatasinya".

Yuks bun sekarang kita cari tahu cara mengatasi anak susa makan.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan.


1. Sajikan Makanan Dengan Menarik
Anak yang telah mengenal pilihannya sendiri seperti poin nomer 4 diatas, Bunda bisa menyajikan makanan dengan sajian yang berbeda dan menarik, misalkan Wortel dibentuk bunga, Nasi Goreng dicetak seperti bebek kecil dan lain sebagainya.

2. Beri Porsi Yang Cukup
Beri anak asupan makanan yang sesuai dengan tumbuh dan kembangnya. Berikan porsi yang cukup jangan berlebih, jika sang buah hati ingin nambah dan makan lagi, maka bunda boleh memberikannya lagi.

3. Membuat Waktu Makan Anak Menjadi Menyenangkan
Saat waktu makan anak sudah tiba, maka buatlah suasana makan anak menyenangkan. Seperti ajak bercerita, bermain, melihat apa yang disukai anak. Agar Nafsu makan anak bertambah semangat dan senang.

4. Buat Jadwal Makan Yang Teratur
Jangan mengentengkan masalah waktu/jam makan anak, karena ini bisa berakibat fatal terhadap anak dan bahkan bisa saja anak mengalami sakit maag. Membuat jadwal makan yang teratur, misal 3x sehari, pagi, siang dan malam lebih efektif dan akan membuat anak mengetahui waktu makan telah tiba dan proses pencernaan anak menjadi teratur serta lebih baik.

5. Beri Menu Makanan Yang Cukup Gizi
Makanan yang mengandung cukup gizi akan membuat anak menjadi sehat serta dapat mendukung nafsu makan anak. Porsi yang sedekit dengan kandungan gizi yang cukup itu lebih membuat anak mudah kenyang dari pada porsi yang banyak tetapi kandungan gizinya kurang.

6. Beri Jamu yang terbuat dari kunyit dan telur atau kunyit dengan madu
Jangan biarkan nafsu makan anak menurun, karena berakibat pada kesehatan anak seperti tumbuh dan kembanganya, daya tahan tubuh serta kecerdasan anak. Jika anak saya susah makan saya biasanya memberi ramuan perasan air kunyit dan telur atau kunyit dengan sedikit madu.

Cara mengatasi anak susah makan itu sebenarnya tidak susah.

Namun......

Tergantung dan kembali kepada orang tua dan keluarga yang harus cerdas, tetap selalu kreatif, dan mengatur pola makan yang baik.

Itulah Bunda beberapa tips "Cara Cerdas Bunda Atasi Anak Susah Makan" Cukup sampai disini dulu ya bunda postingan artikel Resep Sinta kali ini, kita bisa sambung di hari dan waktu yang lain :).

Ingat ya Bunda makanan dirumah lebih sehat dari pada jajanan diluar, jadi kita harus pinta-pintar mengkreatif makanan cukup gizi yang kita sajikan pada anak kita. Semoga Postingan kali ini bermanfaat untuk para bunda...!!

Cara Mengobati Flu/Pilek Dengan Bawang Merah

Assalamu'alaikum sahabat Sinta sekalian, semoga semua dalam keadaan sehat dan selalu dilindunga Allah Amin.. Sudah cukup lama beberapa minggu ini Resep Sinta tidak berbagi Cerita..hihihi.
Maklumlah karena Sinta sibuk sekali :)

Alhamdulillah kali ini saya akan berbagi tentang anak lagi ya Bun. Di musim yang saat ini panas, angin, membuat anak kita mudah terkena sakit seperti pilek dan batuk.


Pasti para Bunda sudah pada kenal dengan bumbu dapur yang namanya Bawang merah. Bawang merah, atau yang memiliki nama ilmiah Allium Cepa L. var Aggregatum adalah sejenis tanaman yang biasanya dipakai sebagai bumbu masak ini banyak mengandung vitamin C, kalium, serat, kalsium, zat besi serta mengandung zat pengatur tubuh alami berupa auksin dan giberelin.
Selain diolah menjadi penyedap masakan, manfaat bawang merah untuk kesehatan tubuh bawang merah juga bermanfaat untuk mengobati maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolestrol, obat kencing manis atau diabetes mellitus, memperlancar pernafasan aliran darah dengan cara menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik, juga dapat menurunkan demam pada anak-anak.

Menurut pakar herbal, bawang merah yang sudah dikupas kulitnya mengandung berbagai senyawa alami seperti :  minyak atsiri, sikloaliin, merilaliin, dihidroaliin, flavonglikosida, kursetin, saponin, peptide, fitohormon, vitamin, protein, lemak, kalsium, fosfor dan zat pati seperti yang terkandung dalam sebuah lengkuas.

Banyak orang yang mungkin belum mengetahui bahwa kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional yang mampu penyerap bakteri dan virus.

Hal ini disebabkan karena bawang merah mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin, senyawa ini lalu diubah oleh enzim alliinase menjadi asam piruvat, ammonia dan alliisin sebagai anti mikroba yang bersifat bakterisida. Kandungan flavonoid yang terdapat pada bawang merah juga berfungsi sebagai anti radang, anti bakteri serta mampu menurunkan panas. Selain itu, senyawa sulfur dan quercetin yang banyak terkandung dalam minyak essensial atau minyak atsiri bermanfaat dalam mentralisir racun yang masuk ke dalam tubuh.

Kandungan senyawa sulfur dalam bawang merah juga mampu mengatasi gangguan dalam saluran pernafasan yang mampu melegakan dan mencairkan dahak seseorang yang terserang flu dan disertai dengan batuk hal tersebut merupakan manfaat bawang merah untuk flu. Senyawa-senyawa lain yang terdapat dalam bawang merah juga dipercaya dan bermanfaat dapat menambah daya tahan dan meningkatkan energi positif dalam tubuh. Itulah mengapa irisan bawang merah dapat mencegah Anda dari bakteri dan virus influenza.

Berbicara tentang virus saya teringat tentang ratu inggris yang selalu menyediakan bawang merah yang sudah diupas kulitnya dalam ruangan guna untuk mencegah virus yang masuk dalam rumahnya.

Nah Yuk Bunda Sinta kasih tahu cara menggunakan bawang putih untuk mengobati pilek:
  1. Sediakan 2-3 Bawang merah dan kupas kulitnya
  2. iris halus bawang merah
  3. Campurkan irisan bawang merah dengan minyak zaitun/minyak telon/sedikit air.
  4. oleskan pada kepala/ubun-ubun anak/balita.
Itulah Resep Sinta kali ini tentang pilek dan bawang merah. Semoga Artikel ini bermanfaat bagi para bunda jika anak bunda mengalami sakit pilek, batuk dan demam.

Ingin Punya Anak Cerdas dan Sholeh/Sholehah Sejak Bayi? Inilah Rahasianya..!!

Wwooowww................ mendengar kata cerdas siapa sih yang tidak mau cerdas. Semua orang pasti menginginkan otak yang cerdas bukan. Apalagi seorang Bunda pasti sangat menginginkan mempunyai Baby/anak yang cerdas.

Anak adalah anugerah tuhan yang paling beharga dalam hidup kita, maka kita sebagai orang tua harus bersyukur dan senantiasa menjaga dan mendidik anak kita dengan penuh kasih sayang, keharmonisan, kesabaran serta dengan hal-hal yang mendorong anak kita berbuat aktif dan cerdas sejak dini.

Mendidik anak sejak usia dini sangatlah penting, sebab itu semua untuk masa depan si kecil. Tugas orang tua adalah mendidik anak agar menjadi anak yang berbudi pekerti luhur, cerdas, pintar, bijaksana, serta sholeh dan sholehah.

Sayang sekali bukan, jika kita sebagai orang tua menyianyiakan anugerah Tuhan yang paling berharga serta orang tua yang salah mendidik anaknya maka akan sangat merugi dan berdosa.

Mungkin bagi para Bunda ada berfikir bahwa mendidik anak dengan baik memang susah. Ya apalagi bagi mereka ynag baru memiliki seorang anak di usia muda. Tapi para Bunda tidak perlu khawatir, kali ini Sinta akan membagikan rahasia bagaimana cara mendidik anak agar menjadi cerdas sholeh/sholehah.

Rahasia Cara Mendidik Anak Menjadi Cerdas, Sholeh/Sholehah Sejak Bayi.

1. Beri Minum ASI
ASI sangat penting dan tidak ada yang bisa mengalahkan kandungan gizi yang terdapat pada ASI. ASI dapat meningkatkan kecerdasan otak bayi, ASI juga sebagai antibody pada bayi. Jadi di anjurkan untuk memberi ASI ekslusif selama 6 bulan dan bisa memberi ASI sampai usia 24 bulan.

2. Utamakan menanam pendidikan agama yang kuat
Menanam pendidikan agama sejak masih bayi bahkan saat masih dalam kandungan sekalipun sangat diperlukan untuk memperkuat pengetahuan agama sebagai penentu kelak dia sebagai anak yang sholeh/sholeha.

3. Berbicara
Ajak berbicara
Didalam kandungan bayi sudah bisa mendengar membicaraan kita saat kita mulai mengajak bicara pada bayi, maka setelah bayi terlahir di dunia ajak bayi berbicara sesering mungkin untuk melatih daya serap otak pada bayi. Meski bayi masih belum bisa bicara tapi semakin lama kita dan sesering mungkin mengajak bicara maka bayi tersebut akan bisa merespon membicaraan kita. Contoh bayi akan menoleh saat kita panggil namanya.












4. Membacakan Cerita
Menurut seorang pakar pendidikan, Dr.Rosmarie Truglio, dengan membaca dapat membuat anak mencintai buku bacaan, menambah perbendaharaan dan kemampuannya dalam kosa kata baru serta mengembangkan keterampilannya dalam berbahasa yang akan diserap oleh otak anak.

Tidak ada alasan terlalu dini untuk membacakan cerita bagi anak. Menganggap anak masih belum mengerti tentang cerita tersebut, itu merupakan anggapan yang salah. Sebab dengan membacakan cerita kepada anak misal saat mau tidur akan membantu melatih daya serap otak anak dan membuat anak lebih cerdas dan pintar nantinya. Saat ini sudah banyak buku cerita yang baik dan berwarna dengan berbagai gambar yang nantinya akan bisa mereka lihat dan dibaca sendiri saat anak sudah mulai bisa memegang benda dan membaca.

5. Memanfaatkan Moment bersama anak
Jika kalian tergolong orang tua yang bekerja, maka manfaatkan waktu luang bersama anak, ajaklah

Moment Kebersamaan


anak bermain, jalan-jalan, berbicara atau Anda juga bisa memperlihatkan video kartun yang bisa mendidik dan baik untuk anak.
















6. Ikutlah Bermain
Dengan mengajak anak bermain bersama akan menumbuhkna rasa keharmonisan dan kehangatan pada sang buah hati. Karena sang buah hati akan merasakan kasih sayang sejak dini. Selain itu akan mempercepat proses belajar dengan menemukan hal-hal yang baru, dengan bertambahnya usia dan perkembangan otaknya maka akan dapat mengenali bakatnya.


7. Pahami sifat dan karakter anak
Kita sebagai orang tua harus bisa memahami dan tau bagaimana karakter anak kita. Dengan itu kita bisa memperlakukan anak kita sesuai karakter anak kita bukan karakter orang lain.

8. Jadilah contoh tauladan yang baik
Anak adalah peniru pertama. Maka kita sebagai orang tua berhati-hatilah dalam berbicara dan bertingkah laku.
Anak di usia 0-5 bulan memiliki daya ingat yang sangat kuat, jadi apapun yang Anda lakukan bisa menjadi modal saat dia dewasa kelak.
Maka berperi;akulah yang baik, dengan kata-kata yang baik agar kelak anak kita mencotoh hal-hal yang baik dari kita
9. Komunikasi yang baik
Sejak bayi atau dalam kandungan anak sudah mendengar setiap pembicaraan kita. Maka sangat di anjurkan bahkan diharuskan kepada kita sebagai orang tua untuk terbiasa berbicara yang lembut kepada bayi/anak. Sebab anak akan meniru apa yang kita ajarkan.

10. Sabar
Saat bayi adalah lucu-lucunya seorang anak, apalagi di usia 6 bulan ke atas. Tapi terkadang anak kita suka menangis, rewel saat sakit, mangkel, dan membuat kita kagum dan tertawa saat melihat tingkah lucunya dll. Makan kita sebagai orang tua harus bisa sabar dan menahan amarah saat anak kita rewel, membuat kesal dll. Jangan sampai kita tidak menghiraukan atau memukul, kita bisa dengan kata-kata yang lembut untuk menasehatinya, sebab anak kita selalu membutuhkan kasih sayang yang mendorong kerja otak anak.

11. Mengenal Alam
Mengenal Alam
Jika anak kita masih bayi maka kita bisa mengenalkan dengan cara mengajak anak kita jalan-jalan disekitar rumah, seperti ke sawah. Jika anak kita sudah mulai bisa bermain kita bisa dengan cara membiarkan anak bermain di Alam bebas tanpa harus membatasi jika masih layak untuk dijadikan tempat bermain. Sebab Alam mampu membuat otak anak kita menjadi fresh.

12. Kehangatan Keluarga
Keluarga yang harmonis, Kasih sayang, perhatian yang diberikan kepada anak faktor utama yang harus didapatkan oleh seorang anak, sebab hal itu merupakan langkah awal untuk memperoleh anak yang cerdas.







 
13. Makanan Sehat
Beri makanan yang sehat kepada anak, seperti buah, sayuran. Hindari memberi makanan cepat saji pada anak, apalagi pada anak masih bayi.


Itulah Bunda rahasia bagaimana kita memperoh anak yang cerdas, sholeh/sholehah. Semoga cara ini dapat Bunda jadikan contoh dan Bunda memperoleh anak sesuai yang bunda inginkan. Dan semoga kelak anak-anak kita nantinya bisa mengangkat derajat para orang tua. Amin...!!
Semoga Artikel ini bermanfaat ya...!!!

Bayi Susah BAB? Ini Cara Mengatasinya!

Hai Sobat jumpa lagi nih bersama saya :-) kurang lebih 1 minggu saya tidak posting-posting ya, pasti sobat sekalian pada kangen kan pada Sinta :-) Maklum lha selama ini Sinta sibuk sekali, dari yang kifayah, acara lamaran dll..hehe malah jadi cerita nih saya.

Oke sobat langsung saja kita ke TKP :-) Sobat pasti telah mengenal apa itu Sembelit? Ya, sembelit atau susah buang air besar tidak hanya terjadi pada orang dewasa, pada balita pun bisa terjadi. Hal ini di sebabkan salah satunya adalah kurangnya konsumsi akan serat dan cairan.

Bagaimana cara Anda mengetahui anak Anda yang masih bayi susah buang air besar? Biasanya bayi akan lebih rewel, menangis sambil mengangkat kakinya. Memang sih bayi usi 0-5 bulan buang air besar seminggu 1-2 X ada yang berkata itu masih normal.

Tapi nih sobat, saya mempunyai teman dan anaknya tidak buang air besar selama 10 hari, ini tidak bisa dianggap sepele. Kita harus melakukan antisipasi dan mengobatan secara rutin.

Setiap orang pasti pernah merasakan hal ini. Ya, salah satunya adalah anak saya sendiri. Saya paling khawatir jika anak saya tidak BAB selama 3 hari. Saya langsung panik dan rempong pastinya. Maklum lha Saya baru pertama kali punya anak.

Dan pastinya saya tidak ingin anak saya merasakan sakit saat buang air besar nantinya. Setelah saya berdiskusi dan bertanya kepada saudara saya yang menjadi bidan, dari sana saya mengetahui cara mengatasinya. Dan Alhamdulillah sekarang anak saya setiap hari BAB, paling lama tidak BAB ya sekitar 2 hari saja. 
Bayi Susah BAB? Ini Cara Mengatasinya!
Anak-Bayi Susah BAB
Nah sobat, jika anak Anda tidak BAB selama lebih dari 3 hari, Anda harus segera mengatasinya salah satunya dengan memberikan asupan makanan yang mengandung serat tinggi. Meski Sembelit bukan suatu masalah yang berbahaya, namun hal ini membuat anak Anda merasa kesakitan dan tidak nyaman.

Oke sobat kali ini Sinta kasih tahu bagaimana cara mengatasi agar anak tidak susah buang air besar.

Cara Mengatasi Anak-Bayi Susah Buang Air Besar/Sembelit.

1. Pemijatan pada perut Bayi
Pijatlah bagian bawah pusar bayi Anda, Anda bisa menggunakan baby oil atau minyak zaitun agar licin, dan pijatlah perut bayi dengan hati-hati dan pelan-pelan. Namun jika Anda tidak berani memijatnya, Anda bisa meminta tolong kepada tukang pijat bayi yang ahli memijat perut bayi.
 
2. Membuat anak aktif

Agar feses terdorong oleh usus, ajak  anak untuk bergerak lebih aktif. Jika bayi masih belum bisa merangkak, Anda bisa perlahan menggerak-gerakkan kaki bayi seperti menggayuh sepeda. Jika bayi sudah bisa merangkak, maka membuatnya merangkak lebih sering.
 
3. Memberi Makanan yang lembut bagi bayi

Saat anak Anda sudah usia 6 bulan dan mulai mengkonsumsi makanan padat, usahakan jangan langsung memberikan makanan yang “berat dan kasar”, seperti nasi. Anda bisa memulainya dengan membirikan bubur atau pisang yang dilumatkan sebagai pengenal pada perut bayi
 
4. Cukupi kebutuhan air dan serat pada bayi
Pastikan kebutuhan air dan makanan yang mengandung serat si Kecil tercukupi. Anda bisa membuat lumatan pisang, alpukat, dan mencampurkan nasi dan sayuran seperti bayam, wortel yang dihaluskan, agar anak Anda memperoleh asupan gizi dan serat yang tercukupi. Seta berikan sebotol air untuknya demi membantu kinerja sistem pencernaan. Atau bisa juga Setiap Kali anak Anda sudah makan atau mengkonsumsi makanan ringan seperti mari berikan minum secukupnya. Agar proses pencernaan tetap stabil dan berjalan lancar.

5. Mandikan dengan air hangat
Memandikan bayi dengan air hangat bisa membuatnya lebih rileks sehingga saluran pencernaan lebih mudah mengeluarkan kotoran.
 
6. Mengganti susu formula

Jika bayi Anda Mengkonsumsi SUFOR dan mengalami konstipasi sejak mengonsumsi susu formula, maka gantilah dengan merek yang berbeda, mungkin bisa jadi bayi Anda tidak cocok dengan SUFOR tersebut, serta konsultasikan dengan dokter anak agar sesuai dengan kebutuhan bayi Anda.

Nah sobat itulah cara bagaimana cara mengatasi anak susah buang air besar atau sembelit yang bisa saya bagikan kepada sobat sekalian, semoga ini bermanfaat buat sobat semua...!!!

Cara Menghilangkan Biang Keringat Pada Bayi.

Assalamu'alaikum Bunda...!!! Semoga Para bunda dan sang buah hati dalam keadaan sehat selalu ya..
Bunda pernah dengar dan tahu apa itu Biang Keringat gak? Biang Keringat adalah Gangguan pada kulit bayi biasanya bentuknya seperti bintil kecil-kecil berisi air, berwarna merah dan tersebar banyak di area kulit,seperti dahi, leher, punggung, lipatan paha, ketiak. Biang keringat ini terasa panas dan gatal, maka dari itu bayi akan rewel, biang keringat sering muncul pada saat musim kemarau.

Apakah bayi bunda pernah mengalami gangguan kesehatan kulit seperti biang keringat? Sebenarnya biang keringat bukanlah suatu penyakit yang berbahaya, namun sang bunda pasti merasa kasihan jika melihat sang buah hati. Tetepi biang keringat ini bunda harus segera atasi karena kasihan bukan jika sang buah hati merasa tidak nyaman.

Anak Sinta pun pernah mengalami biang keringat. Bahkan sejak baru lahir bunda, siapa yang tidak panik saat itu. Apalagi saya baru pertama memiliki seorang anak. Samapi usia 8 bulan pun anak saya terkadang terkena biang keringat. Tapi sekarang saya sudah tidak panik lagi bunda. Karena saya sudah tahu bagaimana yang harus saya lakukan.


Biasanya nih bunda, biang keringat itu muncul saat cuaca panas. Apalagi anak saya sering keringatan, jadi sering muncul keringat buntet kata orang jawa. :-)

Saya telah mencoba berbagai macam cara untuk menghilangkan biang keringat ini. Semua itu tergantung pada kulit sang bayi ya bunda cocok tidaknya.

Yuks Bunda Sinta kasih tahu bagaimana cara menghilangkan biang keringat pada bayi, supaya bayi-bayi kita tidak rewel.

Cara Menghilangkan Biang Keringat Pada Bayi.
 
1. Biang keringat yang disebut Miliaria rubra. Secara jelas terlihat bintik-bintik merah serta gelembung kecil berisi cairan jernih dengan dasar kulit tampak kemerahan. Jenis ini tergolong berbahaya karena memberikan rasa gatal sekaligus perih pada permukaan kulit. Tapi Bunda tidak perlu terlalu panik juga ya? Karena Bunda bisa menggunakan Lation Khusus anak yang mengandung zat calamine.


2. Lidah Buaya.
Bunda bisa ambil gel kemudian oleskan pada bagian kulit yang terkena keringet buntet. Sebab gel tersebut mampu memberikan rasa dingin, serta membuat rasa tidak nyaman pada bayi berkurang.
Gel Lidah Buaya


3. Bedak salicyl atau caladine

                           

4. Bedak Bortalk.
Nah para bunda, kalau anak saya dan anak sepupu saya cocoknya memakai bedak burtalk ini. Jadi bedak burtalk ini tidak hanya saya gunakan untuk biang keringat saja. Namun bedak ini sudah saya gunakan setiap hari. Sebab ama untuk sang buah hati. Hargax murah bun, hanya Rp.4.500.

Jika bunda mengalami masalah biang keringat pada sang buah hati, bunda bisa mencoba cara diatas yang cocok untuk sang buah hati bunda.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk semua..:-) Terimakasih telah berkujung. 

Manfaat MPASI Pure Alpukat Untuk Bayi

Hai Bunda jumpa lagi dengan Sinta. :-) Kali ini Sinta akan membahas berkaitan dengan MPASI nih Bun. Bunda pasti menginginkan seorang baby yang sehat, pintar dan aktif bukan? Selain ASI yang memiliki peranan penting bagi baby kita, MPASI juga gak kalah penting dong Bun.

Di usia Baby 6 Bulan kita sudah memberi makanan pendamping asi, kita sebagai bunda harus pintar-pintar memilih makanan yang baik dan sehat untuk sang buah hati. Biasanya kita memperkenalkan bubur pertama kali untuk sang buah hati. Kenapa harus bubur? Karena stekturnya yang lembut jadi mudah dicerna oleh usus sang baby.

Nah.... dengan bertambahnya usia selain bubur anda juga bisa memperkenalkan dengan sayuran yang dilumatkan, atau dengan buah yang dilumatkan.

Oke Bunda kali ini Sinta akan berbagi Resep MPASI buah Alpukat. Mengapa saya memilih buah Alpukat? Sebulum saya memjawab, Bunda jangan berfikir buah lain tidak bagus lho ya..!! Semua buah baik untuk kesehatan hanya saja semuanya tidak boleh berlebihan. Agar manfaat dalam buah itu sendiri dapat bekerja dengan sempurna.

Buah Alpukat
Nah....Alasan saya membahas MPASI Alpukat kali ini adalah karena Buah Alpukat dapat menjadi alternatif yang baik Bun, sebagai MPASI pertama yang diperkenalkan kepada bayi Bunda. Selain memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, Vitamin E, Kebutuha Serat, Kebutuhan Akan folat dan zat besi, teksturnya yang lembut juga membuatnya mudah untuk dicerna oleh buah hati Bunda. Alpukat mengandung lemak tak jenuh atau lemak baik dalam buah alpukat sangat penting untuk pertumbuhan bayi dan perkembangan otak bayi.


Yuks Bunda sekarang kita membuat resep makanan pendamping ASI (MPASI) dari buah alpukat untuk sang buah hati.

Resep MPASI Dari Buah Alpukat.

Hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu yaitu cuci tangan hingga bersih. Biasanya hal yang mungkin dianggap sepele ini sering terlupakan oleh para bunda. 

Pure Alpukat
  • 1 Buah Alpukat.
  • Cuci Alpukat sampai bersih.
  • Belah kemudian buang biji alpukat.
  • ASI/Susu Formula.
  • Kerok buah Alpukat.
  • Letakkan dalam mangkok atau gelas.
  • Haluskan Alpukat.
  • Campurkan ASI/SUFOR dengan Alpukat dengan kekentalan yang diinginkan.
    Pure Alpukat
Cara Ke-2
 
  • 1 Buah Alpukat.
  • Cuci Alpukat sampai bersih.
  • Belah kemudian buang biji alpukat.
  • Kerok buah Alpukat.
  • Letakkan dalam mangkok atau gelas.
  • Haluskan Alpukat.
Oke Bunda itu adalah Resep Sinta yang bisa Sinta bagikan. Bunda boleh memilih Pure Alpukat yang sesuai sang buah hati bunda mau. Kalau anakku suka pure alpukat yang cara ke-2, jadi tidak perlu ditambah ASI/SUFOR saat pertama kali saya perkenalkan pada anak saya, Alhamdulillah langsung suka, lahap lagi makannya bunda.

Semoga Resep Sinta ini bermanfaat untuk Para Bunda..!!

Mitos Atau Fakta Tentang ASI dan Ibu Menyusui

ASI (Air Susu Ibu) adalah Minuman/cairan tanpa tanding ciptaan Allah S.W.T. ASI memiliki peranan penting bagi bayi. ASI merupakan kebutuhan gizi bayi, untuk kekebalan tubuh serta melindungi dari serangan penyakit.

ASI juga kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan tubuh. Maka dari itu sangat dianjurkan bagi ibu menyusui memberi ASI Eklusif minimal selama 6 Bulan.

ASI juga bisa mengikuti pertumbuhan bayi di mana air susu yang berada dalam payudara dengan otomatis dapat merubah komposisinya, untuk menyesuaikan di setiap kebutuhan tahap masa pertumbuhan bayi.

ASI mengandung gizi yang sangat banyak, salah satunya ASI dibutuhkan oleh pertumbuhan otak bayi, uji klinis telah membuktikan bahwa bayi yang dibesarkan dengan ASI, IQ-nya lebih tinggi.

Melalui proses menyusui, pendekatan intim antara bayi dan ibu, lebih mudah menumbuhkan EQ bayi dalam kepercayaan diri sendiri maupun kepercayaan kepada orang lain.

Mitos Atau Fakta Tentang ASI dan Ibu Menyusui

Disini Sinta akan membahas seputar mitos atau fakta yang selama ini saya dengar dari tetangga. Saat mendengar berbagai omongan, saya bertanya-tanya, masak iya sih???

Dan ternyata setelah saya bertanya kepada bidan hasilnya tidak benar. Sinta pun tidak percaya dengan anggapan itu sebab selama saya sekolah bahkan sampai kuliah tidak pernah Saya dapati materi seperti itu. 

Mari kita intip Mitos atau Fakta tentang ASI dan Ibu menyusui...!


Mitos : ASI harus dibuang sedikit setelah keluar rumah agar bayi tidak gumoh.
Fakta : ASI tidak perlu dibuang setelah keluar rumah. ASI selalu bersih dan memperbaharui dirinya sendiri. Jadi, jika ASI tidak terminum akan terserap kembali oleh tubuh dan akan terbentuk ASI baru yang siap untuk diberikan ke bayi. Setelah keluar rumah meski cukup lama tidak perlu khawatir bila ingin langsung memberikan ASI-nya segera setelah tiba di rumah. Yang terpenting cuci tangan yang bersih, ganti baju yang bersih.

Untuk mencegah bayi menjadi gumoh, setelah menyusui bayi disendawakan, guna mengeluarkan udara yang ikut tertelan saat menyusui caranya : baringkan di atas bantal lunak yang cukup tinggi dengan posisi miring kanan, atau bisa juga ditidurkan dengan posisi telungkup, atau tepuk-tepuk pelan punggung bayi.

Mitos : Makanan yang pedas dan bersantan membuat bayi menjadi diare
Fakta : Tidak pernah bayi diare karena makanan ibunya. Meski begitu hindari ibu mengkonsumsi makanan yang mudah merangsang kareda ada bayi yang dapat membuat perut bayi menjadi kembung.

Mitos : Payudara besar menandakan ASI melimpah
Fakta : Tidak benar, Banyak sedikitnya produksi ASI yang melimpah bergantung pada gudang ASI yang mana terdapat kelenjar-kelenjar susu yang menghasilkan ASI. Setiap ibu mempunyai kelenjar-kelenjar susu yang banyaknya kurang lebih sama.

Mitos : Ibu menyusui dilarang minum es, dikhawatirkan bayi menjadi pilek
Fakta : Hal itu tidak benar, ASI yang berada dalam payudara tidak akan berubah menjadi dingin setelah kita meminum es, sebab suhu ASI dalam payudara tetap hangat 37 derajat celcius.

Mitos : Menyusui membuat payudara menjadi kendor.
Fakta : Tidak Benar, Payudara yang kemarennya membesar karena proses kehamilan. Justru dengan menyusui payudara akan lebih indah, karena otot-otot sekitar payudara dilatih untuk mengecil kembali. Apalagi ditambah dengan olahraga di wilayah dada, pinggul, perut. Dengan olahraga pembentukan dada akan lebih mudah terbentuk dengan posisi tubuh yang ramping. Jadi tidak perlu takut dan khawatir payudara akan kendor jika menyusui bagi ibu menyusui.

ASI (Air Susu Ibu) Sangat dahsyat sekali manfaatnya bagi bayi. Maka jangan khawatir dan takut untuk hal-hal yang belum anda ketahui benar tidaknya tentang menyusui. Anda bisa share, konsultasi kepada bidan atau dokter telebih dahulu untuk mencari kebenarannya.

Tidak ada yang bisa dan lebih bagus yang dapat menandingi kedahsyatan ASI. Maka ASI adalah pilihan yang tepat bagi bayi anda.

Tips Agar Anak Suka Susu Formula

Asi Merupakan makanan pertama dan sangat penting bagi bayi. karena dalam ASI mengandung zat-zat kekebalan tubuh yang diperlukan oleh sang Bayi. Sangat di anjurkan bagi ibu untuk memberi ASI kepada Sang Bayi Minimal ASI Ekslusif  selama 6 Bulan. Namun ada juga bayi yang minum ASI selama 2 Tahun. Maka dari itu dianjurkan bagi ibu untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
 

Nah.....Namun Ada juga Bayi yang Tidak minum ASI sejak lahir, disebabkan oleh :
  • ASI tidak lancar/sedikit, atau bahkan bayi itu sendiri tidak mau.
  • Bayi yang mengkonsumsi ASI dan dibantu dengan Susu Formula "SUFOR",  karena disebabkan seorang Ibu bekerja atau Kuliah dll.
Dipoint ke-2 terkadang menjelang usia 3Bulan atau lebih, sang Bayi tiba-tiba saja tidak mau minum SUFOR. hal tersebut disebabkan sang bayi lebih banyak mengkonsumsi ASI daripada SUFOR.
Untuk itu ada beberapa cara agar sang bayi mau dan suka minum SUFOR lagi.
  1. Ganti Dot Bayi dengan yang baru.
    Dot Pertama
    Dot kedua
  2. Lunakkan dengan air yang mendidih, dinginkan.
  3. Minta bantuan orang lain untuk memberi SUFOR agar sang bayi tidak memcium aroma ASI.
  4. Cobalah memberi SUFOR Lebih sedikit.
  5. Berikan SUFOR saat bayi benar-benar lapar.
  6. Pada ujung Dot Bayi bisa diolesi sedikit madu.
  7. memakai air yang sedikit lebih hangat.

Unggulan

More »

Terlaris

More »